Ziarah ke BANTEN
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Sungguh hari ini adalah hari yang sangat berharga bagi saya. Walaupun sedikit terlambat dari rencana semula yakni tahun 2025 harus tembus perjalanan dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi, Jawa Timur) ujung Pulau Jawa paling Timur hingga ke Merak (Cilegon, Banten) Ujung Pulau Jawa paling Barat. Namun tidak mengapa, intinya sudah hampir semua situs bersejarah di daerah Propinsi Banten bisa saya kunjungi.
Hari ini sangat komplit, karena aktifitasku sangat unik, mulai dari pagi :
1. Beberes kantor
2. Masak nasi
3. Persiapan manasik Umrah
4. Sore hari Kuliah, walaupun hanya 2 (dua) mata kuliah per hari, tapi lumayan seusia saya masih bersemangat mencari ilmu.
5. Masih sambil buka warung kopi (warkop) juga
6. Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jaelani di Majelis Dzikir Al-Mahabbah di daerah Pondok Ranji, Kec. Ciputat Timur, Tangsel, Banten.
7. Ziarah Banten
Perjalanan saya awali dari perjalanan dari rumah menggunakan sepeda gowes menuju Stasiun KA Pondok Ranji pada pukul 21.30 WIB. Setelah menitipkan sepeda di tempat khusus sepeda di stasiun tersebut, maka saya menuju peron.
Kereta Commuterline jurusan Rangkasbitung terakhir jam 23.40 WIB. Namun karena saya sampai lebih cepat, akhirnya naik kereta yang jam 22.55 WIB, masih ada 3 (tiga) rangkaian kereta lagi dari arah Stasiun Tanah Abang.
Perjalanan dari Stasiun KA Commuterline Pondok Ranji menuju ke Stasiun KA Commuterline Rangkasbitung memakan waktu 1 jam 40 menit. Jam 00.20 tiba di Stasiun penghujung commuterline tersebut.
Istirahat di stasiun beberapa saat, karena suasana kurang nyaman, akhirnya saya mencari Masjid atau Musholla terdekat dr stasiun, yakni :
Musholla At-Taqwa
Kp. Sukarayat, Kel. Muara Ciujung Timur,
Kec. Rangkasbitung, Kab. Lebak,
Propinsi Banten.
Setelah sholat Shubuh berjamaah di Musholla tersebut kembali ke Stasiun untuk melanjutkan perjalanan menuju Kota Cilegon. Dua jam perjalanan akhirnya tiba di Stasiun KA Cilegon. Setelah sarapan, melanjutkan perjalanan menuju kawasan Gunung Santri yang terletak sekitar 7 km dari stasiun tersebut.
Setibanya di Gunung Santri melakukan pendakian sejauh 500 anak tangga menuju pemakaman Syekh Maulana Mohammad Sholeh atau Syekh Gunung Santri.
Selesai berdoa di kawasan pemakaman tersebut kembali turun ke kota Cilegon. Istirahat selama dua jam lebih untuk menunggu waktu Sholat Dhuhur di Masjid Agung Cilegon.
Selesai Sholat Dhuhur berjama'ah di Masjid Agung Cilegon, kembali menuju Stasiun KA Cilegon untuk melanjutkan perjalanan menuju ke Stasiun KA Karangantu, perjalanan sekitar 30 menit.
Setibanya di stasiun Karangantu istirahat sejenak, kemudian menuju ke Masjid Agung Kesultanan Banten, dimana terdapat Makam Maulana Sultan Hasanudin beserta para keluarga dan kerabat serta para Sultan Banten setelah kejayaan Maulana Hasanuddin tersebut.
Di belakang komplek Kesultanan Banten terdapat sungai yang sangat jernih dengan pengaturan irigasi yang bagus untuk pertanian di sekitar wilayah Kesultanan Banten.Sebelum Ashar sudah kembali lagi ke dekat stasiun Karangantu. Karena ada info kuliah sore, akhirnya mencari tempat yang strategis untuk zoom meeting, yakni di :
Masjid Jami' Al-Munawarah
Jl. Pasar Karangantu, Kel. Banten,
Kec. Kasemen, Kota Serang, Propinsi Banten
Zoom meeting mata kuliah Bahasa Inggris lancar dan bisa saya ikuti hingga selesai. Selesai zoom melanjutkan perjalanan menuju Makam Maulana Yusuf yakni Sultan Banten ke 2 atau putra dari Sultan Maulana Hasanudin. Dan Sholat Maghrib di Masjid Maulana Yusuf tersebut.
Selesai sholat Maghrib kembali menuju ke Stasiun Karangantu, namun karena ada info zoom mata kuliah Ushul Fiqih, akhirnya mampir lagi ke Masjid Jami' Al-Munawaroh lagi, masuk zoom kemudian masuk waktu Isya'.
Setelah Sholat Isya' berjama'ah lembali melanjutkan zoom meeting STAI Al-Ruzhan hingga selesai. Setelah itu kembali ke Stasiun KA Karangantu untuk kembali ke Rangkasbitung dan Jakarta. Namun sesampainya di Rangkasbitung KA Commuterline terakhir hanya sampai Stasiun Parung Panjang. Dan akhirnya menginap di Stasiun Parung Panjang.
Semoga Allah SWT Yang Maha Agung senantiasa melimpahkan berkah, rahmat & hidayah-Nya serta membimbing kita ke jalan yang lurus dan diridhai-Nya.
Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin
Wassalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.






No comments:
Post a Comment